Halaman

Rabu, 23 Oktober 2019

Uji Kopetensi Perangkat Desa Se Kecamatan Lembeyan


Magetan - Pelaksanaan tes uji kompetensi perangkat desa sekecamatan lembeyan yang diadakan oleh kecamatan lembeyan dengan pengawas Kasi pemberdayaan masyarakat Bpk Sinung S.sos yang diadakan di gedung serbaguna desa lembeyan wetan kecamatan lembeyan.(Rabu, 23/10/19).

Kegiatan tersebut dipatau langsung oleh Camat lembeyan Syaiful yani S.sos,MM,Kasi permas Sinung S. Sos, kasi pemerintahan ,para kades sekacamatan lembeyan, Babinsa lembeyan wetan, serda Edy Ruswanto, serta peserta ujian jabatan Sekretaris desa dan perangkat desa berjumlah 150 orang.

Pada kesempatan kali ini peserta yang mengikuti tes uji kompetensi perangkat desa diikut 150 peserta dari 9 desa dikecamatan lembeyan diKabupaten magetan diantaranya dari Kecamatan lembeyan. meliputi Tes materi kelembagaan desa, dan kewenangan desa, materi administrasi dan STOK pemerintah desa, materi pemerintah desa dan perangkat, materi keuangan desa dan aset desa,materi pengetahuan dan wawasan umum keseluruhan berjumlah 100 soal pilihan ganda, Hasil ujian peserta akan dikoreksi dikecamatan.

Selain itu, salah satu peserta dari Kecamatan lembeyan mengatakan tempat dilaksanakannya tes sangat nyaman. menurut salah satu sekrestaris desa lembeyan wetan Edi purnomo kondisi ruangan yang bersih dan tenang dapat membuat peserta ujian lebih berkonsentrasi dalam menjawab ujian kompetensi perangkat desa serentak sekabupaten magetan.

Suasana bersih, nyaman, dan tenang membuat saya lebih fokus dalam menjawab persoalan/ pertanyaan, dan dapat menjadi solusi untuk menghindari adanya kecurangan. Untuk itu bagi peserta yang telah melaksanakan tes dapat mengetahui hasilnya sehingga mereka mengetahui tingkat keberhasilan dalam menjawab soal.

Kegiatan ujian kompetensi ini merupakan tindak lanjut kerja sama pemerintah kabupaten magetan dan Kecamatan lembeyan. Diharapkan dengan terselenggaranya ujian kompetensi perangkat desa ini pemerintah Kecamatan lembeyan dapat mengetahui sejauh mana kemampuan perangkat desa yang berkompeten, nasionalis, dan sesuai dengan peraturan pemerintah desa/perdes kabupaten magetan.(R-12)

Selasa, 22 Oktober 2019

Babinsa Bersama Dinas Perhutani Dan BPBD Droping Air Bersih Kepada Warga Desa Kediren


Magetan - Dalam rangka Baksos Untuk membantu kesulitan warga masyarakat desa Kediren, Sertu Sumadi Babinsa Koramil 0804/12 Lembeyan bersama Dinas Perhutani dan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan  melakukan penyaluran air bersih untuk kebutuhan memasak dan  Air minum di  wilayah kec Lembeyan

Dinas Perhutani ,BPBD Kabupaten magetan bersama Koramil 0804/12 Lembeyan   mengirimkan air bersih di desa Kediren yang sudah mengalami kekurangan air bersih selama Kemarau yang sudah sekitar 7 Bulan , guna memenuhi dan sedikitnya membantu mengurangi kesulitan warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari khususnya air bersih Pihak perhutani menggandeng BPBD dan Babinsa desa kediren menyalurkan Air bersih ke sejumlah titik di desa Kediren.

“Kita berharap, dengan bantuan air ini masyarakat kampung kediren Kecamatan Lembeyan tetap bisa melangsungkan rutinitas kesehariannya untuk mempenuhi kebutuhan sehari, khususnya kebutuhan air bersih mereka tercukupi,” Ucap Mustadi dari dinas Perhutani (R12)

Senin, 07 Oktober 2019

Bati Bhakti TNI Koramil 0804/12 Lembeyan Ikut Menyambut Tim Verifikasi Lomba Desa Sehat Di Tapen


Magetan   Sebanyak 5  ( lima) orang dari  Kabupaten Magetan yang tergabung dalam Tim Verifikasi diterima oleh Forkopimca kecamatan Lembeyan, di Balai Desa Tapen, Kedatangan Tim Verifikasi di Desa Tapen  dalam rangka verifikasi lapangan  Desa Sehat  di sekabupaten magetan.  Senin ( 07/10/2019)

Tampak hadir dalam acara tersebut Ketua Tim Verifikasi Lomba Desa sehat Suhariyati SAg,  M Kes beserta Anggota, Danramil 0804/12 Lembeyan yang di wakili Bati Bakti TNI  Peltu Kaeran, Kapolsek Lembeyan yang di wakili Kanit Binmas Aiptu Jiran, Kepala Puskesmas Dr. Tatang Legowo , kepala Desa beserta perangkat Desa Tapen dan Para Kader kesehatan Desa Tapen.


Sambutan selamat datang Kepala Desa Tapen Slamet Riyanto  menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk mendukung program desa sehat, dengan semangat terus dan pantang mundur.

“Kami juga mengapresiasi kepada  Kader kesehatan  sehat, di desa Tapen sebagai garda depan yang tanpa lelah dengan semangat gotong royong dan kekeluargaan secara rutin dan berkala telah berupaya melakukan sosialisasi, pembinaan dan pelatihan di semua titik pantau dan lingkungan sekitarnya" tuturnya

“Tentunya setelah verifikasi lapangan ini diharapkan ada feed back atau masukan mana-mana yang menjadi titik lemah, mana yang kurang dan mana yang perlu ditambah atau dibenahi, sehingga ke depan akan mudah mengevaluasi atas kekurangan dan kelemahannya untuk pembenahan lebih lanjut,” harapnya.

Sementara, Ketua Tim Verifikasi Lapangan, Suhariati, SAg, M.Kes  mengatakan penyelenggaraan penilaian Desa Sehat dimulai pada tahun 2005 dan sudah ada payung hukumnya antara Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Tujuan diselenggarakan penilaian Desa Sehat untuk tercapainya kondisi Desa  yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk di huni penduduk, yang dicapai melalui terselenggaranya penerapan beberapa tatanan dengan kegiatan yang terintegrasi dan disepakati masyarakat serta Pemerintah Daerah,” paparnya.

Selain itu, ia juga menambahkan, melalui penilaian ini diharapkan dapat tercapainya desa yang aman, nyaman dan sehat untuk dihuni dengan cara terlaksananya berbagai program-program kesehatan dan sektor lain sehingga dapat meningkatkan sarana, produktivitas dan perekonomian masyarakatnya.( R12)

Sabtu, 05 Oktober 2019

Pengajian Akbar Dalam Rangka Bersih Desa Di Lapangan Kelurahan Lembeyan Kulon


Magetan, Sabtu tanggal 05 Oktober 2019, Danramil 0804/12 Lembeyan Kapten Inf Puguh Priyandoko beserta anggota menghadiri acara Pengajian Akbar bertempat di kelurahan Lembeyan Kulon .

Adapun susunan acara sebagai berikut  Pembukaan,menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya Pembacaan ayat suci Al qur'an,Sambutan ketua Panitia,Sambutan Kepala Kakel lembeyan Kulon,Pengajian serta di lanjutkan Do'a, Penutup.

Adapun yang hadir dalam acara tersebut sbb   Camat Lembeyan Kulon yang di wakili Sekcam Subur,Danramil 0804/12 Lembeyan kapten Inf Puguh Priyandoko,Kapolsek yg di wakili Babinkamtibmas Lembeyan Kulon Brigpol Suyadi,Kakel Lembeyan Kulon Bpk Sukimin,Penceramah KH.Mahyan Ahmad,Tokoh agama, tokoh masyarakat,  serta masyarakat berjumlah 800 orang.

Adapun sambutan ketua panitia mengucapkan syukur alhamdulillah dan banyak terima kasih kepada semua warga masyarakat Kelurahan Lembeyan Kulon yang telah menghadiri acara  pengajian akbar dalam rangka Bersih Desa,semoga kita semua yang hadir pada pengajian ini di barokahi oleh Allah SWT dan mengucapkan terima kasih kepada pihak panitia yang telah membantu atas  terlaksananya kegiatan pengajian akbar dalam rangka bersih desa.

Sambutan Kepala Kelurahan Sukimin Mengucapkan salam dan ucapan terimakasih kepada semua undangan yg telah hadir dalam acara pengajian akbar yang dilaksanakan di lapangan kelurahan Lembeyan Kulon.acara bersih desa merupakan wujud rasa syukur kepada Allah Swt atas limpahan karunia yang telah di berikan kepada masyarakat lembeyan kulon sehingga warga lembeyan kulon dalam keadaan aman dan tentram.Di samping itu Bapak Sukimin juga mengharapkan agar kegiatan pengajian akbar ini bisa di laksanakan kembali pada tahun yang akan datang.

Acara dilanjutkan pengajian dengan mubalig KH.Mahyan Ahmad dari Grobogan Jawa Tengah beliau memberi pencerahan tentang ilmu kesabaran.Sabar memang tidak mudah, sabar adalah ujian, justru karena ketidakmudahan itulah Allah menguji hambannya seberapa hambannya dapat lolos dari ujian sabar. Jika kita lolos, kita selalu beristigfar dan berfikir positif terhadap segala ketentuan Allah niscaya kita akan mendapat beribu kemuliaan dan keberuntungan yang datang dari pintu manapun.selain itu juga menyampaikan betapa pentingnya adab berkehidupan di lingkungan keluarga dan masyarakat biarpun berbeda agama tetap menjujung rasa toleransi yang bertujuan untuk memupuk kerukunan antar umat beragama  sehingga dapat hidup berdampingan dengan baik. Di akhir Ceramah di tutup dengan doa semoga kita semua warga masyarakat Lembeyan kulon dalam sehat wal afiat panjang umur dan tetap dalam lindungan Allah Swt( R-12).

Rabu, 02 Oktober 2019

Danramil 0804/12 Lembeyan Turut Menyambut Tim Verifikasi Lomba Kampung KB Tingkat Provinsi Jawa Timur DI Desa Tapen


Magetan,  Tim verifikasi Kampung KB tingkat Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan ke Dusun Wonorejo, Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan , Kabupaten Magetan, Rabu (02/09/2019).

Tampak hadir dalam acara tersebut  Kepala Perwakilan BKKPN Jawa Timur Selaku  Ketua Tim Verifikasi Provinsi Jawa timur  Yen Rizal Makmur beserta Anggota, Kepala Bidang Keluarga Berencana Kabupaten magetan Miftahudin, Kasi Dalduk PPP KB & PPPAMagetan  Rina Sulistyowati, Camat Lembeyan Saiful Yani, Danramil 0804/12 Lembeyan Kapten Inf Puguh Priandoko, Kapolsek Lembeyan yabg di wakili Kanit Binmas Aiptu Jiran, Kepala Puskesmas Dr. Tatang Legowo ,  Kepala PLKB kecamatan Lembeyan Sutedjo, Dinas pertanian Kecamatan Supriyanto,, kepala Desa beserta perangkat Desa Tapen.

Dalam sambutanya Kepala Dinas PPKB dan PPPA Kabupaten Magetan drh. Kustini M.Si, mengatakan, Kampung KB merupakan suatu wadah bagi masyarakat yang komitmen untuk mengikuti berbagai program KB. Ia mengharapkan, para kader tidak hanya fokus pada KB saja, akan tetapi harus merambah ke sektor lain, seperti peningkatan pendidikan, ketahanan keluarga, pencegahan nikah dini, KDRT hingga pencegahan Narkoba.

“Jangan sampai semangatnya untuk mengubah keadaan turun. Sebab, melalui program ini bonus demografi bisa ditekan, kesejahteraan masyarakat bsia meningkat serta mencegah kekerasan dalam rumah tangga,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKPN jawa Timur Yen Rizal Makmur, Selaku  Ketua Tim Verifikasi Provinsi Jawatimur, dalam sambutanya  mengatakan, "Dalam penilaian lomba Kampung Keluarga Berencana kali ini ada tiga kriteria penilaian dalam agenda verifikasi ini, di antaranya profil data, pendaftaran secara online, dan rechecking ke lapangan.

“Rechecking ini dimaksudkan untuk melihat data yang masuk benar- benar sesuai fakta yang ada di lapangan. Rechecking juga merupakan penilaian yang bobotnya paling tinggi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yen Rizal Makmur,  penilaian juga melihat delapan aspek fungsi keluarga yang sudah dijalankan, di antaranya mencegah kekerasan anak, Kekerasan Dalam Rumah Tangga, anak putus sekolah, dan aspek yang lainya.

“Kami berharap semoga penerapan Kampung Keluarga Berencana (KB) bukan hanya saat ada penilaian saja, tapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. ( R12)